KISARAN - Saat ini Indonesia dihadapkan pada Beban Gizi Ganda atau sering disebut Double Burden, yang artinya pada saat kita masih terus bekerja keras mengatasi masalah Kekurangan Gizi seperti kurus, stunting, dan anemia, namun pada saat yang sama juga harus menghadapi masalah kelebihan gizi atau obesitas.
Sekretaris DPRD Kabupaten Asahan Syahrul Efendi Tambunan, SH melalui Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Sekretariat DPRD Kabupaten Asahan Ny. Sri Widya Ningsih Syahrul menyalurkan bantuan makanan tambahan kepada anak pengidap stunting Faris Al Fatih di Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kota Kisaran Timur pada Selasa (13/2/2024).
Sekwan mengungkapkan dalam mengatasi permasalahan gizi terdapat dua solusi yang dapat dilakukan, yaitu dengan intervensi spesifik dan sensitif. Intervensi spesifik diarahkan untuk mengatasi penyebab langsung dan tidak langsung masalah gizi, sedangkan intervensi sensitif diarahkan untuk mengatasi akar masalahnya dan sifatnya jangka panjang.
"Melalui program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan, kami berupaya melakukan Intervensi spesifik dengan menyalurkan bantuan makanan tambahan kepada anak pengidap stunting dan diiringi dengan upaya sosialisasi dan peningkatan pengetahuan kepada para ibu yang terus disosialisasikan oleh Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Sekretariat DPRD Kabupaten Asahan sebagai bentuk Intervensi sensitif". jelas Sekwan.